Senin, 09 Oktober 2017

Keheningan malam dalam selimut

_Teruntuk Penyusup dalam Selimut_ 👉

*DARAH ITU*

"Aku menyebut ini sebagai perbincangan tentang dunia, walaupun tampak di permukaan seperti  perbincangan tentang agama. Ini adalah soal politik dan kekuasaan, meski terlihat olehmu seperti perbaikan dan kesejahteraan. Perbincangan ini adalah tentang slogan-slogan yg memukau dan asumsi murahan yg diterapkan sejak zaman dahulu sbg bentuk pembodohan. Dipercayai kaum elite-nya dan dipegang teguh oleh senior-seniornya. Lalu slogan itu dimanfaatkan oleh orang-orang cerdik untuk memaklumatkan diri sebagai pemimpin massa."

"Sungguh, mereka hanya sedang mengincar kekuasaan, bukan kedamaian sesama. Mereka memburu singgasana dunia, kebebasan dan kesewenangan, bukan perubahan dan perbaikan. Dan tujuan mereka pada dasarnya adalah dunia, bukan agama. Meski tampaknya mereka menerapkan teori _sami'na wa atho'na_. Mereka sengaja memelintir Kalam Akademik dgn tujuan tertentu di hatinya, dan menjadikan buruh akademik sebagai alat untuk melegitimasi kehendak hati mereka. Pada akhirnya, mereka berhasil menguasai seluruh kesempatan."

"Mereka tak pernah gundah gulana. Jika terjadi penghancuran, mereka tidak pula berduka. Untuk sampai pada kekuasaan dan kursi kedaulatan, mereka pun terkadang tak segan-segan menumpahkan darah saudara sesama. Mereka juga tega menjadikan jenazah saudara seimannya, sebagai jembatan menuju kuasa."

"Kau yg membaca, akan tahu bahwa aku sedang menuliskan sesuatu yg sungguh dekat dgn apa yg kamu ketahui, tanpa aku harus banyak lagi memberi rambu-rambu. Betapa banyak sloganisme yg dapat kutunjukan, karena kini sedang berkumandang, bahkan terus mengiang. Slogan-slogan itu misalnya berbunyi: 'Wahai STAIS, Kembalilah!', 'Demokrasi adalah solusi!', 'Demokrasi, Mesti Demokrasi!'"

"Kau mungkin bingung menentukan apakah slogan-slogan itu bagian dari pergerakan atau perubahan. Namun kau dgn segera akan menemukan jawaban dari orang-orang yg menyiarkannya, bahwa pergerakan dan perubahan adalah dua wajah dari satu koin yg sama. Tak terpisahkan! Mereka mengatakan bahwa STAIS adalah Nasionalis dan Agamis, mushaf dan pedang, dan seterusnya."

Demikianlah kondisi politik STAIS berpuluh tahun silam, ''Kebenaran yg hilang dan sisi kelam praktik politik dan kekuasaan''. Sungguh sangat disayangkan.
Kapan akan merdeka dan menjadi Bhakti Jaya?

 _Oleh:_ *Esy Putra Semester III*

Rabu, 22 Februari 2017

Keseruan kajian gerakan sosial Syaichona Moh.Cholil Bangkalan



Sekretariat PK PMII SYAICHONA MOH.CHOLIL BANGKALAN, 16 Februari 2017
Dari minggu ke minggu alhamdulillah peserta kajian yang di adakan oleh PK PMII Syaichona Moh. Cholil setiap minggu semakin meningkat dan pesertanya pun lebih aktif lagi dari pada minggu minggu sebelumnya, harapan PK PMII Syaichona Moh. Cholil adalah semoga setiap minggu peserta kajian semakin bertambah peminatnya.
Kajian pada siang hari ini bertema Gerakan Sosial Syaichona Moh Cholil Bangkalan, satu persatu peserta kajian mulai melontarkan pendapatnya. Keseruan kajian siang hari ini fasilitator dan peserta kajian saling adu argumen.
Menurut sahabat muharrom gerakan syaichona cholil lebih condong trhadap  budayanya, intelektual dan ekonomi itu hnya sebatas pelengkap dalam gerakan beliau.
Dan menurut sahabat rohim ini berbeda lagi, syaichona cholil dalam menjalankan gerakan sosial ini beliau lebih mengedapankan intelektualnya, namun melalui budaya dan ekonomi inilah syiachona menyalurkan pemikirannya.
Ada 3 catatan penting yang harus di ketahui oleh sahabat2 tentang Gerakan Syaichona Moh. Cholil yaitu intelektual, budaya, dan ekonomi yang merupakan suatu simbiosis mutualisme. Tiga cara inilah yang digunakan syaichona cholil dalam gerakan sosialnya beliau utk mengajak umat manusia masuk islam khususnya di madura.

Menurut sahabat Syamsul Arifin selaku ketua 3 bidang keagamaan “ kajian ini bertema gerakan sosial syaichina cholil bertujuan agar sahabat sahabati khusussnya mahasiswa STAI Syaichona Moh.Cholil tahu sejarah gerakan syaichona, jadi mereka tidak hanya kuliah di STAI Syaichona Cholil namun juga mengetahui sejarah syaichona”.
Harapan besar pengurus komisariat PMII Syaichona Moh.Cholil Bangkalan ketika melihat sistuasi kajian, semogha seluruh proker bisa direalisasikan hingga akhir periode kepengurusan, ketika melihat semangat anggota/kader maupun dari semua pengurus.

Senin, 13 Februari 2017

Follow Up MAPABA Minggu ke- II

Taman Makam Pahlawan, 02 Februari 2017
Alhamdulillah ini adalah kajian ke 2 Komsat STAI Syaichona Moh.Cholil Bangkalam dan acaranyapun berlangsung dalam keadaan kondusif, pesertanya juga ikut aktif dalam mewarnai kajian yang dikemas dgn diskusi tersebut. 
Tujuan di adakannya kajian ini adalah untuk memperkuat pemahaman para anggota baru terkait materi ke-PMII-an yang sudah di dapatkan di waktu MAPABA, sehingga para anggota baru ini tidak hanya ikut MAPABA sebagai seremonial semata yang sifatnya hanya sesaat.
Tetapi, ada penguatan dan pendalaman terkait materi-materi yang sudah di dapat ketika Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) dan salah satunya adalah dengan mengadakan kajian terkait materi-materi mapaba kemarin.
Harapan sahabat Iqbal Juliansyah (KETUA I) bidang Kaderisasi " Harapan saya dengan adanya kajian ini, sahabat-sahabati anggota baru bisa memahami apa arti PMII itu yang sesungguhnya dan bisa berjiwa PMII, karna kalau hanya di MAPABA masih belum bisa memahami PMII yang sesungguhnya di karnakan oleh waktu yang sangat singkat. Nah, untuk menjiwai PMII itu sendiri sahabat-sahabati harus benar2 bisa memahami PMII. Sehingga nantinya sahabat-sahabati ini bisa berkontribusi untuk PMII khususnya Komsat STAI Syaichona Moh.Cholil Bangkalan, karna di PMII kita diajarkan untuk tidak berharap apa-apa terhadap organisasi melainkan apa yang bisa kita berikan kepada organisasi".

Follow Up MAPABA

Kajian ke-PMII-an
Di fasilitatori oleh ketum PC PMII BANGKALAN sahabat BAHIRUDDIN yang bertempat d Sekretariat PC PMII BANGKALAN pada tanggal 19 Januari

Sabtu, 04 Februari 2017


         Alhamdulillah dengan dibuatnya Blog Komisariat PMII STAIS inI semoga dapat memudahkan sahabat sahabati utuk mendapatkan informasi tentang aktivitas dan kegiatan kegiatan di komisariat PMII Sekolah Tinggi Agama Islam Syaichona Moch. Cholil Bangkalan

SALAM PERGERAKAN