Terlalu banyak typologi yang tak jarang akan kita jumpai dan tak banyak pula yang bisa kita sadari bahwa mereka hanya ingin mendoktrinisasi agar termanut dan mengangguk serta mengikuti segala bentuk yang kau anggap itu motivasi tapi nyatanya hanyalah Ilusi belaka.
Percayalah saat ini banyak orang yang berlomba-lomba untuk menjadi seseorang yang dihormati dan disegani. Mulai dari yang suci hingga yang selalu di Diskriminasi. Tak banyak orang yang kau bisa baca fikirannya, dampaknya dan keuntungnnya.
Teruslah !!!
Melangkah, berorientasi, termotivasilah, dan sadarlah bahwa saat ini begitu banyak tetangga yang saling menyikut, tak prlu kau jumpai diluar didalam saja sudah sering kamu lewatkan, berlomba-lomba menjadi yang terbaik, berlomba-lomba untuk menjadi patokan publik, berlomba-lomba supaya bisa menjadi titik pusat yang menarik, bahkan agar terlihat sang pengendali yang sempurna.
Mereka memilah memilih tanpa memandang yang berada dipinggiran yang membutuhkan uluran tangannya yang begitu berniatan untuk menjadi seorang insan terbaik pada masanya, ketika tak sesuai, ketika tak sebaris, ketika tak sepeham dengan mereka maka kau akan dilempar begitu saja. Apakah mereka telah terkalahkan oleh keegoisannya?? sehingga mereka enggan untuk memperdulikan mereka yang brada dipersimpangn jalan.
Menjadi pemberontak tak harus mengacak menjadi seorang penjahat, tak harus berbuat cacat. Menjadi seorang ustadpun tak harus selalu mengeluarkan zakat, tak harus selalu berdakwah. Tetapi menjadilah manusia yang membrikan manfaat tanpa harus membrikan hal yang sesat yang kemudian hanya dibtuhkan oleh wktu sesaat, karena memanusiakan manusia lebih indah dari segalanya.
Berproseslah, niatkanlah, kobarkanlah semangatmu, dan ragamu untuk mengisi waktu yang kosong dan ketika terisi lalu pergi dan jangan lupa untuk selalu memberikan asupan gizi utk adik-adikmu nanti.
Salam pergerakn💪💪
Keletihan kejenuhan dan kemarahan akan bercampur ktika diremehkn apalagi untuk dipandang, ditoleh saja itu krna kebetulan saja.
I'am slow🙂 aku berbuat aku melangkah smuanya hanya karna ingin menciptkn sejarah bahwa di negeri ini tak semuanya buta apalagi tertipu daya.
#RakyatJancukers
Penulis : Zaii Arifin

