Jumat, 17 Agustus 2018

Catatan Persimpangan Jalan

Berhati-hatilah ketika melangkah jangan terlalu sering menganggukkan lehermu karna tak jarang banyak yang mengelabui apalagi hanya ingin membulli lalu dipangku kembali hanya krna mereka mempunyai niat yg pastinya menguntungkan diri sendiri.
Terlalu banyak typologi yang tak jarang akan kita jumpai dan tak banyak pula yang bisa kita sadari bahwa mereka hanya ingin mendoktrinisasi agar termanut dan mengangguk serta mengikuti segala bentuk yang kau anggap itu motivasi tapi nyatanya hanyalah Ilusi belaka.
Percayalah saat ini banyak orang yang berlomba-lomba untuk menjadi seseorang yang dihormati dan disegani. Mulai dari yang suci hingga yang selalu di Diskriminasi. Tak banyak orang yang kau bisa baca fikirannya, dampaknya dan keuntungnnya.
Teruslah !!!
Melangkah, berorientasi, termotivasilah, dan sadarlah bahwa saat ini begitu banyak tetangga yang saling menyikut, tak prlu kau jumpai diluar didalam saja sudah sering kamu lewatkan, berlomba-lomba menjadi yang terbaik, berlomba-lomba untuk menjadi patokan publik, berlomba-lomba supaya bisa menjadi titik pusat yang menarik, bahkan agar terlihat sang pengendali yang sempurna.
Mereka memilah memilih tanpa memandang yang berada dipinggiran yang membutuhkan uluran tangannya yang begitu berniatan untuk menjadi seorang insan terbaik pada masanya, ketika tak sesuai, ketika tak sebaris, ketika tak sepeham dengan mereka maka kau akan dilempar begitu saja. Apakah mereka telah terkalahkan oleh keegoisannya?? sehingga mereka enggan untuk  memperdulikan mereka yang brada dipersimpangn jalan.
Menjadi pemberontak tak harus mengacak menjadi seorang penjahat, tak harus berbuat cacat. Menjadi seorang ustadpun tak harus selalu mengeluarkan zakat, tak harus selalu berdakwah. Tetapi menjadilah manusia yang membrikan manfaat tanpa harus membrikan hal yang sesat yang kemudian hanya dibtuhkan oleh wktu sesaat, karena memanusiakan manusia lebih indah dari segalanya.
Berproseslah, niatkanlah, kobarkanlah semangatmu, dan ragamu untuk mengisi waktu yang kosong dan ketika terisi lalu pergi dan jangan lupa untuk selalu memberikan asupan gizi utk adik-adikmu nanti.
Salam pergerakn💪💪
Keletihan kejenuhan dan kemarahan akan bercampur ktika diremehkn apalagi untuk dipandang, ditoleh saja itu krna kebetulan saja.
I'am slow🙂 aku berbuat aku melangkah smuanya hanya karna ingin menciptkn sejarah bahwa di negeri ini tak semuanya buta apalagi tertipu daya.

#RakyatJancukers

Penulis : Zaii Arifin

Rabu, 15 Agustus 2018

ZONA NYAMAN (PW)

ZONA NYAMAN



Pagi ke pagi ku terjebak di dalam ambisi, seperti orang-orang berdasi yang gila materi"

Sepenggal lirik dari @fourtwntymusic yang berjudul zona nyaman. Easy listening dan sarat akan makna.

Setelah didengar dan diresapi, ada benarnya juga. Sebenarnya apa tujuan hidup kita? lahir di dunia, sekolah, bekerja, menikah, berkeluarga, tua, dan kemudian mati? hidup tak sesederhana itu, dan tak sesulit yang kalian pikirkan.

Apakah saudara yakin semua yang anda kerjakan benar-benar sudah keluar dari zona nyaman anda? apakah saudara yakin, disetiap senin pagi diri anda tak dihantui dengan yang namanya apel pagi dan tuntutan laporan disetiap akhir bulan? apakah hidup anda semembosankan itu? yg nantinya menjadi seorang pegawai, dan menikmati masa tua dengan gaji pensiunan yang tidak seberapa?

Saya tidak mendikte kehidupan saudara yg itu-itu saja. Saya juga sama seperti anda, yg terjebak dalam repetisi yg sama setiap harinya.

Masih terlintas tulisan Seno Gumira Ajidarma tentang mengerikannya menjadi tua dengan kenangan masa muda yang hanya berisi kemacetan jalan, ketakutan datang terlambat ke kantor, tugas-tugas rutin yang tidak menggugah semangat, dan kehidupan seperti mesin, yg hanya akan berakhir dengan pensiun tidak seberapa.

Saya tidak meminta saudara, untuk resign dari pekerjaan anda yg itu-itu saja, saya hanya meminta anda untuk berfikir atas apa yg anda kerjakan selama ini. untuk apa? untuk sekedar makan dan bekerja?

Pernah dengar kata Buya Hamka? "Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan pun hidup. Kalau bekerja sekadar bekerja, kera juga bekerja."

Lantas sudah berapa tahun anda hidup di dunia ini? apakah masih bersembunyi dalam lingkup zona nyamanmu tanpa mencoba peduli dgn sekitar? sebenarnya apa yang anda cari?

Untuk kalian yg telah keluar dari zona nyamanmu, berbangalah bisa berdiri diatas kaki sendiri, setidaknya kau telah menjadi tuan atas dirimu sendiri.

@Kader_Biasa-Biasa_Saja